Wacana Pajak Mobil 0% Justru Merugikan Pabrikan

Foto: Sourav Mishra/Pexels

Economers sekalian, pandemi covid-19 di Indonesia ini sangat memukul dunia otomotif. Penjualan di bulan Agustus 2020 kemarin hanya mencapai 37.277 unit saja. Bandingkan dengan 90.403 unit yang terjual di bulan yang sama tahun lalu. Tak heran Kementerian Perindustrian tampak begitu gemas. Beragam cara dicoba. Termasuk mengusulkan agar pajak pembelian mobil diturunkan secara notok jedok ke 0%.

Sangat wajar Kemenperin mengusulkan hal tersebut. Tugas Kemenperin adalah mendorong industri. Bagaimanapun caranya. Sekalipun itu harus menunjukkan kalau mereka tak paham konsep pajak kendaraan bermotor. Kalau kemudian terjadi kemacetan luar biasa atau pemerintah tak punya uang untuk memperbaiki jalan yang berlubang itu memang bukan urusan mereka. Bahasa teknisnya, bukan indikator kinerja Kemenperin.

Tapi perpajakan jelas bukan kewenangan Kemenperin. Mau Kemenperin berkoar seperti apapun, keputusan ada di Kementerian Keuangan. Tapi tidak apa-apa. Yang penting berkoar dulu. Kalau tidak dapat 0%, semoga total pajak bisa turun jadi tinggal 15%. Mungkin seperti itu logikanya.

Namun wacana ternyata tak semudah hanya sekedar melempar isu. Ada implikasi. Pabrikan malah mengeluhkan wacana ini. Setidaknya bagi General Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril, yang diwawancarai oleh CNBC Indonesia. Attias memaparkan bahwa konsumen justru jadi menunda pembelian. Logikanya kalau beli sekarang kan masih mahal. Mending nanti saja, ketika pajak resmi dihapus. Sehingga harga mobil tinggal 60%.

Wacana ini kini malah jadi senjata makan tuan. Maksud hati mendorong penjualan, yang terjadi malah sangat mungkin menunda penjualan. Pabrikan yang sudah sengsara, kini makin merana. Butuh kepastian dari pemerintah, utamanya Kementerian Keuangan. Yes or no. Dan itu tak boleh lama.

Kalau saya pribadi sih no, enggak tahu kalau Bu Sri.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas economagz.id.

Posts created 36

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas