Konflik Tiga Negara Dibalik Jatuhnya Harga Minyak Dunia




Sejarah Harga Minyak Dunia (Sumber: www.macrotrends.net)

Tahukah anda, saat ini harga minyak dunia sedang murah-murahnya. Minyak dengan standar WTI, misalnya, kini diperdagangkan dengan harga USD24,58 per barel. Terakhir kali harga minyak mencapai harga serendah ini adalah tahun 1999. Sejumlah negara Asia beramai-ramai sedang menghadapi krisis moneter saat itu.

Kita semua tahu, bahwa salah satu penyebab ambyarnya harga minyak hari ini adalah adanya wabah Covid-19. Perekonomian dunia memasuki mode sadboys. Imbasnya, permintaan minyak turun. Mau tidak mau, harga minyak pun jatuh.

Namun, cerita sesungguhnya tidak berhenti sampai di sana. Ada drama lanjutannya. Melihat tren ekonomi, Arab Saudi dan negara-negara OPEC resah. Kalau produksi minyak masih tetap normal, harga minyak akan semakin turun. Margin pun semakin tipis. Cuan ada dalam bahaya. Maka, mereka harus mengurangi produksi minyak.




Namun, ada masalah. Produsen besar minyak dunia tidak semuanya menjadi anggota OPEC. Rusia salah satunya. Arab Saudi selaku pemimpin OPEC pun menego Rusia. Kalau semua kompak, harga minyak bisa mengepak.

Akan tetapi, Rusia menolak. Rusia tetap memompa minyaknya seperti biasa. Arab Saudi pun marah. Sebagai balas dendam atas penolakan tersebut, Arab Saudi malah semakin kencang memompa minyaknya. Biar Rusia tahu rasa, mungkin begitu pikir mereka.

Namun, Arab Saudi ternyata salah. Rusia malah semakin senang. Rusia sebenarnya ingin menghancurkan industri shale oil Amerika Serikat. Shale oil adalah industri yang sangat strategis bagi keamanan energi negeri paman sam. Agar mereka bisa mengurangi ketergantungan energi asing. Meski biaya produksinya jauh lebih mahal daripada minyak bumi, tapi shale oil masih sangat cuan kalau harga minyak normal. Kalau harga minyak rebahan, industri shale oil bisa ndlosor.




Secara teknis, Rusia tidak akan bisa menghancurkan industri shale oil ini sendirian. Meski cadangan minyak bumi mereka besar, tapi tidak cukup besar untuk mengalahkan seluruh industri sendirian. Tapi, dengan bantuan Arab Saudi, Rusia bisa melakukannya.

Ironisnya, Arab Saudi adalah sekutu akrab Amerika Serikat. Maka lengkap lah sudah drama ini. Balas dendam Arab Saudi ke Rusia, tanpa sadar malah mensubsidi program Rusia untuk menghancurkan Amerika Serikat, yang mana merupakan sekutu Arab Saudi sendiri. Cadas! Politik internasional memang kejam. Ini sudah mirip pat gulipat sinetron azab saja.

Akan tetapi, drama ini belum selesai sampai di sini. Masih ada sekuelnya. Di suatu negeri tak tersebut. Ada negara yang harga BBM-nya masih anteng-anteng saja. Tidak ikutan turun. Padahal konon sekarang harganya ikut harga internasional.

Makin epik, masyarakatnya juga anteng-anteng saja. Tidak ada protes. Padahal mereka kini mensubsidi perusahaan minyak. Yang miskin mensubsidi yang kaya. Kalau meminjam istilah yang belakangan dipopulerkan Abah Dahlan Iskan, opo tumon. Mungkin kisah sekuel ini layak diganjar award. Sebagai salah satu keajaiban dunia.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas economagz.id.




Posts created 20

5 tanggapan pada “Konflik Tiga Negara Dibalik Jatuhnya Harga Minyak Dunia

  1. Ada yg kurang dr tulisan anda. Entah tapi tulisan anda terasa ada yg bolong. Terkesan terlalu tergesa-gesa. Terasa belum selesai.

  2. Saya setuju untuk penurunan harga bbm kita tapi untuk kelas pertamax pertalite jgn yg bersubsidi..karena mernurut saya harga bbm bersubsidi kita seperti biosolar dan premium sudah sangat murah..bahkan seharga dengan air mineral 1 botol.harapan saya ini malah saatnya pertamina untuk memperoleh margin daripada laporannya terdahulu BUMN ini kok malah hampir selalu merugi pdhl perusahaan monopoli..ini menurut hemat saya,namun jika ada yg krg pas mohon dikoreksi tanpa ada like atau dislike dgn 1 pihak dan no politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas