Bill Gates Jualan Vaksin? Sebuah Pembelaan

Bill Gates (Foto: United States Department of Health and Human Services/Wikipedia)

Di masa pandemi corona ini, salah satu tokoh yang naik daun adalah mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari. Prestasi beliau dalam mengatasi pandemi flu burung membuat namanya harum di masyarakat. Di tengah kondisi dimana pemerintah tampak begitu loyo dan tidak jelas dalam menghadapi corona, rakyat rindu pada sosok menteri kesehatan yang memang memiliki kapabilitas untuk menghadapi krisis pandemi. Meski, Bu Siti sendiri mengakui peran besar SBY yang tut wuri handayani pada langkah-langkah Bu Siti. Pak SBY, menurut Bu Siti, mendukung penuh kebijakan menteri kesehatan untuk mengatasi masalah kesehatan.

Kami memiliki respek yang sangat tinggi pada Bu Siti. Bahkan, kami pernah menjadikan pendapat beliau sebagai rujukan. Namun, bagi kami, Bu Siti tetap manusia biasa. Beliau bisa saja salah. Dan menurut kami, beliau salah tentang Bill Gates.

Di berbagai wawancara beliau dengan berbagai media, termasuk dalam podcast dengan Dedy Corbuzier yang cukup viral itu, Bu Siti menyoroti sosok Bill Gates. Sebagai seorang pakar IT, Bill Gates nampak begitu luwes berbicara soal isu pandemi pada sebuah forum di tahun 2015. Bahkan, Bill Gates memprediksi akan adanya potensi krisis pandemi di masa depan. Berikut video tersebut.

Bill Gates Memaparkan Potensi Krisis Pandemi dalam TED Talk 2015

Lebih lanjut, Bu Siti kemudian menjelaskan bahwa Bill Gates punya perusahaan vaksin. Di sinilah kemudian Bu Siti berspekulasi. Bisa jadi, Bill Gates ada dibalik semua krisis corona ini. Bill Gates akan menukar nyawa manusia, demi limpahan kekayaan. Namun, apakah benar seperti itu?

Dalam permasalahan ini, kami berbeda pendapat Bu Siti. Alasan kami simpel, Bill Gates sudah sangat kaya dari bisnis IT-nya. Bahkan, Mr Gates adalah orang terkaya nomor dua di dunia. Ia tidak perlu membuat konspirasi pandemi untuk memperkaya pundi-pundinya. Lalu, bagaimana Bill Gates bisa memprediksi adanya krisis pandemi di masa depan? Apa motivasi Mr Gates memiliki perusahaan farmasi penghasil vaksin?

Sebagai seorang yang super kaya, Bill Gates sudah lama terkenal akan kegiatan filantropinya. Mr Gates tampak begitu concern terhadap berbagai masalah sosial. Dengan keputusannya untuk melepaskan pengaruhnya dari Microsoft semenjak tahun 2006, Bill Gates memiliki banyak waktu, termasuk waktu untuk belajar dan berkontemplasi. Bisa jadi, di masa kontemplasi ini, Bill Gates memperoleh pencerahan bahwa adanya potensi krisis pandemi di masa depan. Dan dengan kekuatan finansialnya, ia memilih untuk mengambil tindakan. Tindakan itu adalah membeli perusahaan farmasi.

Jadi, Bill Gates memang memiliki perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin. Bill Gates juga memprediksi bahwa cepat atau lambat akan ada krisis pandemi. Justru, karena awareness akan potensi krisis inilah bisa jadi Bill Gates membeli perusahaan farmasi. Sebagai sumbangsihnya untuk kemanusiaan.Lagipula, jika memang Bill Gates merupakan konspirator krisis pandemi corona ini, buat apa ia harus “membuka kedoknya” di tahun 2015 lalu? Bukankah akan lebih baik jika ia tutup mulut rapat-rapat, keep everything low, dan tahu-tahu cuan dari krisis ini?

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas economagz.id.

Posts created 36

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas