Berakhirnya 700 Tahun Garis Keturunan Rurik dalam Kepemimpinan Rusia — Sejarah Rusia (15)




Lukisan Aleksey Kivshenko yang Menggambarkan Feodor Ivanovich Mengalungkan Rantai Emas ke Boris Godunov (Sumber: Wikipedia)
Lukisan Aleksey Kivshenko yang Menggambarkan Feodor Ivanovich Mengalungkan Rantai Emas ke Boris Godunov (Sumber: Wikipedia)

 

Pasca kematian Ivan the Terrible, Rusia dipimpin oleh Feodor I Ivanovich. Ini terjadi lantaran sang kakak, Ivan Ivanovich, meninggal dalam insiden yang melibatkan sang ayah. Feodor tidak memiliki ketertarikan dalam dunia politik, memiliki fisik yang lemah, dan seorang yang pemalu. Feodor lebih suka menghabiskan waktunya di gereja dan beribadah. Karakter ini tentu sangat tidak cocok jika harus memimpin sebuah kerajaan.

Pada tahun 1580, Feodor menikah dengan Irina Feodorovna Godunova di usia 23 tahun. Irina adalah adik Boris Godunov, salah satu menteri Ivan the Terrible. Konon Feodor sangat mencintai istrinya. Kepemimpinan Feodor yang lemah dan ditambah rasa cinta yang besar kepada sang istri bisa jadi merupakan alasan mengapa di masa ini penguasa de facto Rusia adalah Boris Godunov. Boris lah yang mengelola negara kala itu.




Namun, ada satu ganjalan bagi Boris jika ingin menguasai pemerintahan Rusia sepenuhnya. Feodor memiliki seorang adik tiri laki-laki bernama Tsarevich Dmitry (terkadang disebut Dmitri Ivanovich). Dmitry baru berusia dua tahun ketika Feodor naik takhta pada tahun 1584. Oleh Boris Godunov, Dmitry dan ibunya diasingkan ke Uglich di tahun yang sama Feodor menjadi raja.

Tujuh tahun berselang, yaitu tahun 1591, Dmitry meninggal karena ditusuk. Ada yang menuduh Boris ada di balik penusukan ini. Ada juga yang mengatakan bahwa Dmitry sedang bermain-main dengan pisau dan mendadak terkena epilepsi sehingga tak sengaja menusuk dirinya sendiri. Terdapat pula spekulasi bahwa Dmitry tidak mati. Para pembunuh kiriman Boris salah membunuh orang dan Dmitry masih hidup. Teori yang terakhir ini kemudian memunculkan sejumlah orang yang mengaku bahwa mereka adalah Dmitry yang asli.

Pembunuhan ini nantinya mengakibatkan prahara dalam Kekaisaran Rusia. Tujuh tahun kemudian, tepatnya tahun 1598, Feodor meninggal di usia 40 tahun. Feodor tidak memiliki keturunan. Satu-satunya putri hasil pernikahannya dengan Irina meninggal tahun 1954. Untuk pertama kalinya, Kekaisaran Rusia tidak dipimpin oleh keturunan Rurik. Masa-masa kekacauan akan segera tiba. Rusia memasuki masa kelam.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas economagz.id.




Posts created 25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas